Sahabat NOAH

Breaking News
Loading...
Friday, November 2, 2012

TENTANG "LAGU LAGU" DALAM ALBUM SEPERTI SEHARUSNYA

6:32:00 PM
“ NOAH –SEPERTI SEHARUSNYA ”
Sahabat noah pasti dong sudah tahu
NOAH? Kali ini mimin mau bahas album
perdana mereka setelah kembali lagi ke dunia
musik Tanah Air. Album yang dirilis lewat jalur
KFC Indonesia ini akan menjawab semua
keraguan terhadap band fenomenal ini. Juga
akan menjadi tantangan bagi NOAH untuk
kembali berkarya di musik Indonesia.
Secara musik album baru NOAH ‘Seperti
Seharusnya’ ini banyak mengalami pelebaran
ide dan konsep awal album ini yang sudah
sempat mau dirilis di tahun 2010. Adaptasi
sound dan vokal Ariel menjadi beberapa
perubahan di album ini. Peran David menjadi
sangat penting di album ini dengan balutan
nada-nada yang manis membingkai musik
yang digarap apik oleh Uki, Lukman, Reza
serta beberapa additional pemain bas. Ada
tiga nama pemain bass yang ikut mengisi
album ini, Boyi Tondo, Lanlan, serta Ihsan.
Vokal Ariel makin matang. Ariel sendiri
mengakui ada dua lagu yang direkam di tahun
2012 yang membuatnya butuh adaptasi. Isian
gitar Uki dan Lukman bersahutan memberi
ruang dalam tiap lagu. Saling mengisi dengan
porsi yang pas. Ada keberanian untuk
melahirkan sound-sound baru yang masih
bermuara ke musik-musik Inggris dan Eropa.
Berikut adalah penjelasan vokalis Ariel
mewakili NOAH yang secara khusus
menjelaskan setiap lagu di album Seperti
Seharusnya [2012]:
Raja Negeriku
Song & Lyric: Ariel & Uki
”Awalnya lagu ini berjudul ’Revolusi,’ lagu kami
kembalikan ke tema awalnya. Lagu ini seperti
mengadu. Dia tidak mengajari. Seperti
mengajak orang-orang untuk mengingat
tentang Indonesia. Ini lagu lama, sudah 3
tahun lalu. Lagu tentang kondisi negeri kita ini.
Yang dimaksud di lagu ini adalah untuk Bung
Karno. Setiap lirik berbeda dari tiap song 1,
song 2, dan song 3. Seperti song 1 mengingat
ke Bung Karno, bersuara untuk kau Raja
Negeriku. Ada 3 kutipan pidato Bung Karno di
lagu, karena kami di NOAH mendengar dan
melihat video pidato beliau begitu tergugah.
Bangkit rasa nasionalisme kami menyimak
pidota Bung Karno. Dan rasanya itu perlu
untuk ditularkan ke pendengar album ini. Ini
tema pertama diluar cinta dan Ketuhanan bagi
saya dan teman-teman band. Saya banyak
ngobrol dengan Uki saat membuat lagu ini, ada
yang aneh dengan bangsa kita belakangan ini.
Sering menganggap remeh bangsa kita sendiri
dan kadang minder. Sementara Bung Karno
selalu mengedepankan nasionalisme yang
kuat. Dulu kita seperti bangga sekali dengan
negeri ini, kok sekarang seperti luntur. Ya, ini
seperti bersuara untuk Raja Negeriku. Di lagu
ini selain ada 3 pidato Bung Karno [“Pidato
sebulan setelah dekrit Presiden”, “63 genta
suara revolusi” serta “Kembali ke NKRI”] juga
ada “paduan suara” crowd dari 200 orang
penghuni rumah tahanan Kebonwaru, teman-
teman Ariel saat dipenjara di Bandung.
Perih tangismu, perih jiwamu. Tersisihkan oleh
kawanan hitam. Oh semua telah menanti.
Bersuara untuk mereka. Raja Negeriku, kau
telah lama terdiam…
Jika Engkau
Song: Lukman Lyric: Ariel
”Lagu dengan intro musik tradisional. Lirik di
lagu masuknya belakangan. Pada awalnya
Lukman yang punya ide lagu ini memasukkan
suara gitarnya dengan nada gamelan. Saat
petikan gitar itu muncul ide, kami coba
masukan ke lagu, ternyata bisa nyambung.
Sekalian saja akhirnya kami mencari sound
gamelan Bali di lagu ini. Kami suka dengan ide
dan proses awal lagu ini tercipta.”
Jika engkau pergi, hilang dariku. Meninggalkan
mimpi dalam tidurku. Bersamamu dan
tanpamu.
Separuh Aku
Song & Lyric: David & Ihsan
”Komposisi megah yang menjadi single
pertama adalah lagu David dan Ihsan.
Awalnya lagu ini kurang terlihat. Ada usaha-
usaha David yang mencoba meyakinkan kami
untuk memasukan lagu ini. Saya kemudian
bawa ke Ibu Acin dan setelah mengalami
perubahan akhirnya bisa diterima yang
lainnya. Kami bikin aransemen bersama untuk
lagu ini sampai akhirnya lagu ’Separuh Aku’
dari David dan Ihsan bisa seperti ini.”
Dengar laraku, suara hati ini memanggil
namamu. Karena separuh aku menyentuh
laramu.
Hidup Untukmu Mati Tanpamu
Song: Ariel & Lyric: Ryan d’Masiv
”Lagu yang saya buat ini tercipta lama sekali,
sudah ada saat pembuatan saat album Hari
Yang Cerah. Cuma dari tahun itu sampai 2009
bingung di bagian lirik. Buntu. Tiap memberi
ide dan tema lirik selalu tidak dapat yang
sesuai. Sampai 5 bulan membuat lirik lagu ini
akhirnya saya menyerah. Akhirnya saya
meminta penulis lirik lagu lain untuk mencoba
merampungkan lagunya. Terpilih nama Ryan,
vokalis d’Masiv. Awalnya saya merasa tidak
terbiasa melihat dan menyimak lirik lagu Ryan,
dan gaya bahasanya. Namun akhirnya kenapa
kami tidak mencoba dulu take vokal dengan
lirik dari Ryan. Ternyata tidak ada masalah
ketika saya bawakan. Saya sendiri tidak ada
beban menyanyikan lagu dengan penulis lirik
orang lain.”
Tak pernah kumengeri, aku segila ini. Aku
hidup untukmu, aku mati tanpamu. Tak pernah
kusadari, aku sebodoh ini. Aku hidup untukmu,
aku mati tanpamu.
Ini Cinta
Song & Lyric: Ariel
“Saya ingat membuat lagu ‘Ini Cinta’ hanya
dengan gitar akustik dan sekaligus menuliskan
liriknya. Musiknya saya kembalikan ke Uki,
Lukman, Reza serta David. Pesan saya adalah
agar lagu ini tetap tenang, karena tema
tentang makna cinta untuk lagu ini harus
diimbangi dengan musik yang tenang dan
selaras.”
Tatap jelas mataku, jangan ragukan itu. Lihat
dalam mataku, kaulah lamunan itu. Ini cinta,
bukan yang lainnya…
Terbangun Sendiri
Song & Lyric: Ariel
”Lagu yang direkam setelah saya keluar dari
penjara. Perbedaan vokal terasa di lagu
’Terbangun Sendiri’ kalau dibandingkan
dengan lagu lain yang direkam sebelum saya
dipenjara. Memang kurang maksimal, tapi
untungnya lagunya sendiri ringan. Tidak
menuntut untuk maksimal. Singkatnya di lagu
ini bercerita tentang orang yang merasa
sendirian… Dia berbicara dengan Tuhan. Ini
lagu doa. Nanti di video klip akan kami
perlihatkan visualnya dengan jelas.”
Aku tak ingin terbangun, terbangun sendiri.
Aku tak ingin terjaga, terjaga tanpamu.
Kurangi, kurangi lukaku. Oh… Temani
sepiku…
Sendiri Lagi
Song & Lyric: Ryan Kyoto
”Lagu ’Sendiri Lagi’ adalah lagu lama dari
Ryan Kyoto [pencipta lagu lama] yang pernah
dibawakan oleh Chrisye. Ini ide dari label untuk
membawakan satu lagu cover version.
Mungkin melihat suksesnya lagu ’Kisah
Cintaku’ yang kami bawakan di album Sebuah
Nama, Sebuah Cerita maka ide ini muncul.
Awalnya ada penolakan keras dari kami yang
enggan mengulang konsep itu lagi. Namun
setelah dipikir-pikir ada misi lain. Ya ini seperti
solidartitas sesama pencipta lagu. Kami perlu
merasa menggaungkan kembali warna
pencipta lagu senior. Makanya kami kemudian
tertarik untuk mengenalkan lagu lama Ryan
Kyoto ini lewat album ini. Dengan banyak
pemikiran akhirnya kami coba. Kalau pilihan
lagu datang dari Ibu Acin. Kami sempat bilang
belum terima ide ini, tapi akan kami coba
dahulu. Setelah direkam ternyata kami suka,
dan masuklah lagu ’Sendiri Lagi’. Ini lagu
bagus dan sangat menyenangkan
mengerjakan lagu ini. Lagu ini direkam ulang
lagi di tahun 2012.”
Tinggalah kusendiri dalam sepi ini. Tiada
temanku lagi.Tak sanggup hati ini, sendiri
begini tanpa dirimu kasih.
Demi Kita
Song & Lyric: Lukman
”Lagu dan lirik oleh Lukman. Ada warna U2 di
lagu ini. Awalnya lagu ini memang sangat
keras, penuh dengan distorsi. Aransemen
saya serahkan ke anak-anak. Saya cuma
mencoba masuk beradaptasi ke dalam lirik di
lagu ini yang penuh distorsi.” Dimanakah cinta,
sentuhlah hatinya…
Tak Lagi Sama
Song & Lyric: David & Ihsan
”Lagu direkam setelah saya keluar dari
penjara. Lagu yang sampai awal September
2012 masih kami revisi untuk penambahan
detil dan kekurangan lain. Pada saat saya di
penjara David berkunjung dan memasukan
lagu ini entah sengaja atau tidak, bersama
lagu “Dara” dimana dia juga ikut membantu
merampungkan lagu single saya itu. Saya
tanya ke David, ini lagu siapa. Mau ditawarkan
buat album baru? Dia jawab enggak, cuma
lagu coba-coba bikin, terus saya bilang ini lagu
bagus. Saya bilang soal lagu ini ke Ibu Acin
bahwa lagu David ini suasananya berbeda.
Dalam satu album perlu dinamika, dan lagu
’Tak Lagi Sama’ cocok di album ini untuk
melengkapi dinamika lagu-lagu lain di album
Seperti Seharusnya.”
Dan diriku bukanlah aku. Tanpa kamu tuk
memelukku. Kau melengkapiku, kau
sempurnakan aku…
Puisi Adinda
Song & Lyric: Ariel
”Tadinya lagu ‘Puisi Adinda’ ingin jadi lagu
tersembunyi istilahnya hidden track. Tapi
kemudian di tahun sekarang kaset sudah tidak
rilis lagi. Dulu saya ingat saat SMP dengerin
album Suede, ada satu saat saya diam setelah
menyimak album Suede itu tiba-tiba muncul
suara. Masih ada lagu yang tidak masuk dalam
daftar lagu di kaset. Itu senangnya minta
ampun. Tadinya mau seperti itu. Tapi ini kan
cuma bisa terjadi di kaset. Kalau di CD track
lagu terbaca. Ya sudahlah jadi lagu bukan
hidden track. Kami masukan suara hewan
jangkrik di track 10. Suara jangkrik ini untuk
membuat jembatan menuju nuansa hening ke
lagu “Puisi Adinda.” Jadi ini bukan lagu “Dara”
part 2, ini lagu sudah ada duluan sebelum
“Dara” saya tulis. Lagu ini saya tulis tahun
2009.”
Dan kuharap kekasih. Tak perlu bertengkar
lagi. Tak perlu menangis lagi. Biarkan kita
mengalir sampai nanti…
Doc. Musica Studios.
—-

0 komentar:

Post a Comment

-- Silahkan berkomentar dengan baik & sopan
-- NO Spam, NO Unsur Sara
-- Komentar Anonim diperbolehkan

Don't forget bookmark this blog. . .

Popular Posts

Twitter Sahabat NOAH

 
Toggle Footer